Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – MAN 1 Kota Banjarmasin kembali dipercaya menjadi pusat kegiatan pengembangan profesional pendidik dengan menjadi tempat pelaksanaan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (29/01/26), bertempat di Ruang Berlian MAN 1 Kota Banjarmasin, dan dihadiri oleh seluruh guru BK dari MAN 1, MAN 2, dan MAN 3 Kota Banjarmasin.

Pelaksanaan MGBK ini menjadi wadah strategis bagi para guru Bimbingan dan Konseling untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan program layanan BK di lingkungan madrasah. Kehadiran para guru BK lintas madrasah menandai kuatnya semangat kolaborasi dalam mendukung perkembangan akademik dan nonakademik peserta didik.

Guru BK MAN 1 Kota Banjarmasin, Nani Tristiati, S.Pd.I., yang turut terlibat aktif dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa MGBK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendampingan siswa. Melalui forum ini, guru BK dapat mendiskusikan berbagai dinamika peserta didik serta menyusun langkah-langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

Kegiatan berlangsung dalam suasana komunikatif dan penuh keakraban. Berbagai isu terkait layanan konseling, pendampingan siswa, hingga penguatan peran guru BK dalam menghadapi tantangan pendidikan modern menjadi topik pembahasan yang mendapat perhatian serius dari seluruh peserta.

Dipilihnya MAN 1 Kota Banjarmasin sebagai tuan rumah MGBK mencerminkan kepercayaan dan kesiapan madrasah dalam mendukung kegiatan profesional guru. Fasilitas yang representatif serta dukungan penuh dari pihak madrasah turut menunjang kelancaran kegiatan tersebut.

Melalui MGBK ini, diharapkan terjalin kesamaan persepsi dan langkah antarguru BK madrasah di Kota Banjarmasin dalam memberikan layanan yang optimal, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen MAN 1 Kota Banjarmasin sebagai madrasah yang aktif mendukung pengembangan kompetensi pendidik serta menjadi mitra strategis dalam peningkatan mutu layanan pendidikan, khususnya di bidang bimbingan dan konseling.