
Banjarmasin (MAN 1 Banjarmasin) – Siswi MAN 1 Banjarmasin raih best research idea map pada kompetisi Mini Virtual Research Camp tingkat Nasional, Selasa (21/02/2023)
Kompetisi Mini Virtual Reseacrh Camp ini diselenggarakan oleh Science Hunter Indonesia, Dinas Pendidikan Jawa Timur,dan Kedubes USA. Kompetisi ini merupakan ajang bagi siswa-siswi seluruh Indonesia untuk menjadi peneliti muda. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah/madrasah di seluruh Indonesia sebanyak 662 peserta dari 412 sekolah/madrasah.
Para peserta berkompetisi dengan membuat sebuah penelitian dalam bentuk Mind Map yang kemudian dikirimkan secara online pada tenggat waktu 12 Februari 2023.
Salah satu siswi dari MAN 1 Banjarmasin ikut berkompetisipada Mini Virtual Research Camp yakni Syafira Nabilah Azzahrah, siswi kelas XI IPA 1 dan meraih Best Research Idea Map yang diumumkan pada hari Selasa (12/02/2023). Dalam kompetisi ini Syafira dibimbing dan dibina oleh Fitriani, S.Pd., selaku pembina ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja MAN 1 Banjarmasin.
Syafira memiliki ketertarikan dalam bidang lingkungan, memilih untuk fokus pada ide penelitian yang berhubungan dengan pemanfaatan limbah untuk menjadi produk yang bermanfaat. Ide penelitiannya adalah pemanfaatan limbahenceng gondok dan minyak jelantah sebagai pupuk. Limbahenceng gondok dan minyak jelantah banyak sekali ditemukan pada lingkungan wilayah Banjarmasin dan seringkali diabaikan menjadi sampah menumpuk, tetapi Nita melihat potensi yang besar dari limbah tersebut. Oleh sebab itu, Syafira mengambil judul penelitiannya yakni “Analisis Pemanfaatan Limbah Enceng Gondok Dan Minyak Jelantah Sebagai Pupuk”.
Ide penelitian Syafira sangat inovatif dan kreatif, sehingga ia berhasil memenangkan Best Research Idea Map pada kompetisi ini. Menurut Syafira, ia ingin menciptakan produk yang bermanfaat bagi lingkungan seperti pupuk dan sekaligus membantu mengurangi limbah di lingkungan sekitar.
Syafira sangat senang dan bangga dengan pencapaiannya ini. Ia berterima kasih kepada guru-guru dan teman-temannya yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama persiapan kompetisi. Selain itu, ia berharap ide penelitiannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Penghargaan Best Research Idea Map yang diraih oleh Syafiraini menjadi suatu inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berinovasi dan berkarya dalam bidang penelitian. Selain itu, penghargaan ini juga menunjukkan bahwa anak-anak muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menciptakan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Prestasi yang diraih oleh Syafira ini diapresiasi oleh seluruh warga madrasah. Kepala MAN 1 Banjarmasin, Dra. Naimah, M.M., merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh Syafira. Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi dan berkarya.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan semangat berinovasi dari siswa-siswi kami. Kami akan terus memberikan dukungan dan motivasi bagi siswa-siswi kami untuk berkarya dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujar Naimah.
Reporter : Rema
Foto : Rema
