

Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) — Dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2025, MAN 1 Kota Banjarmasin kembali meneguhkan komitmennya untuk membangun generasi muda yang berintegritas melalui program bertema “Sinergi Keterampilan Hidup Remaja Dalam Mencegah Bullying dan Pernikahan Dini”. Acara yang diadakan di Ruang Berlian madrasah ini pada hari Selasa, 08 Oktober 2024, melibatkan siswa-siswi dari berbagai tingkatan dan dihadiri oleh para pendidik serta narasumber ahli di bidang kesehatan remaja dan perlindungan anak.
Program ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak negatif bullying dan pernikahan dini, serta mengajarkan keterampilan hidup yang diperlukan remaja untuk menghadapi tantangan zaman. Melalui sinergi ini, MAN 1 Kota Banjarmasin berharap dapat membentuk remaja yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat dalam menolak tindakan kekerasan dan menjaga hak-hak mereka untuk tumbuh secara optimal.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Dra. Naimah, M.M., menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan remaja. “Kita semua memiliki peran dalam menjaga generasi muda kita dari tindakan bullying dan pernikahan dini. Program ini adalah langkah nyata untuk mencapainya,” ujarnya.
Ibu Maslun, SE, Camat Banjarmasin Tengah, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga memberikan sambutannya. Beliau menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mencegah pernikahan usia dini yang kerap terjadi di kalangan remaja. “Pendidikan adalah kunci utama dalam melindungi anak-anak kita dari pernikahan usia dini. Sebagai generasi penerus bangsa, mereka harus dibekali dengan keterampilan hidup yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan,” kata Ibu Maslun. Ia juga menyatakan harapannya bahwa program ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Banjarmasin.
Melalui berbagai sesi diskusi, simulasi, dan kegiatan interaktif, siswa-siswi diajak untuk memahami cara mengatasi tekanan sosial, menjaga komunikasi yang sehat, serta pentingnya penundaan pernikahan hingga mereka siap secara fisik, mental, dan emosional.
Dengan pelaksanaan program ini, MAN 1 Kota Banjarmasin optimis bahwa para siswanya akan mampu menjadi agen perubahan yang siap menghadapi tantangan global, menuju Indonesia Emas 2025.
Penulis : Ridha Najwa Awaliyah
Foto : Ridha Najwa Awaliyah
