
Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – Kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan terus direspons positif oleh para pendidik madrasah. Salah satu buktinya adalah keikutsertaan Hj. Wenni Meliana, S.Pd, M.Pd, guru MAN 1 Kota Banjarmasin, sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Berbasis Artificial Intelligence (AI) Bagi Guru Madrasah di Banjarmasin yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin.
Kegiatan yang dilaksanakan secara luring di Hotel Rodhita Banjarmasin ini menghadirkan guru-guru dari berbagai madrasah se-Kota Banjarmasin untuk belajar langsung tentang cara menyusun modul ajar yang terintegrasi teknologi, khususnya berbasis AI, namun tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dalam sesi pemaparannya, Hj. Wenni Meliana mengangkat tema pentingnya peran guru dalam menyikapi era digital secara bijak dan produktif. Ia juga membagikan praktik langsung penggunaan AI dalam menyusun materi ajar yang menarik dan efisien tanpa meninggalkan esensi pendidikan karakter Islam.
“Artificial Intelligence bukan ancaman, melainkan alat bantu. Yang penting adalah kontrol guru dalam mengarahkannya ke arah yang bermanfaat dan bermuatan nilai,” ujar Hj. Wenni Meliana di hadapan para peserta.
Pelatihan ini merupakan inisiatif Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kota Banjarmasin dalam rangka peningkatan kapasitas guru madrasah, agar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran.
Kepala MAN 1 Kota Banjarmasin, Dra. Naimah, MM, turut memberikan apresiasi atas kontribusi Hj. Wenni. “Kami bangga. Ini bukti bahwa guru MAN 1 tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam penguatan pendidikan madrasah berbasis AI,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan pelatihan ini juga dilanjutkan secara daring pada tanggal 22–23 Juli 2025 dengan cakupan materi lanjutan yang memperkuat kolaborasi antarpendidik madrasah dalam penerapan teknologi pendidikan.
