Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – Upacara bendera yang digelar di MAN 1 Kota Banjarmasin pada Senin (25/01/26) berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan upacara hari ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK), siswa kelas X, XI, dan XII, serta mahasiswa Asistensi Mengajar dari FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Petugas upacara berasal dari siswa kelas XI G yang tampil tertib dan penuh tanggung jawab.

Bertindak sebagai pembina upacara, Abdul Latif, M.Pd., wali kelas XI G sekaligus pengajar Bahasa Arab, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya spiritualitas dalam proses menuntut ilmu. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk selalu mengawali kegiatan belajar dengan doa dan niat yang ikhlas karena Allah SWT.

Dalam amanatnya, Abdul Latif mengingatkan siswa untuk membiasakan membaca doa “Rabbi zidni ‘ilma wa warzuqni fahma” sebelum belajar. Doa tersebut merupakan doa Nabi Muhammad SAW yang mengandung makna permohonan tambahan ilmu sekaligus pemahaman, agar ilmu yang diperoleh tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia.

Ia menegaskan bahwa ilmu yang berkah akan melahirkan sikap rendah hati, semangat belajar yang tinggi, serta kemampuan mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, siswa diharapkan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjaga adab, disiplin, dan tanggung jawab sebagai pelajar madrasah.

Pelaksanaan upacara berjalan dengan tertib dan lancar. Siswa kelas XI G sebagai petugas upacara mampu menunjukkan kedisiplinan dan kekompakan, sekaligus menjadi contoh positif bagi seluruh peserta upacara. Kehadiran mahasiswa Asistensi Mengajar FKIP ULM turut menambah nuansa kolaboratif dalam kegiatan pendidikan di MAN 1 Kota Banjarmasin.

Melalui kegiatan upacara bendera ini, MAN 1 Kota Banjarmasin terus meneguhkan komitmennya untuk menjadikan upacara sebagai sarana pembinaan karakter, spiritualitas, dan motivasi belajar, sehingga seluruh warga madrasah dapat tumbuh menjadi generasi berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.