Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – Upacara bendera yang dilaksanakan pada Senin (02/02/26) di halaman MAN 1 Kota Banjarmasin berlangsung khidmat dan sarat makna. Meski rutin digelar setiap awal pekan, upacara kali ini memiliki kekhasan tersendiri melalui pesan reflektif yang disampaikan oleh pembina upacara, Fauzan Aulawi, S.Pd.I, yang juga merupakan wali kelas X G.
Petugas upacara yang berasal dari siswa kelas X G tampil tertib dan penuh tanggung jawab. Kesiapan para siswa mencerminkan pembinaan karakter disiplin dan kepemimpinan yang terus ditanamkan oleh madrasah melalui kegiatan seremonial yang edukatif dan bermakna.
Dalam amanatnya, Fauzan Aulawi menekankan pentingnya menghormati dan menaati tiga sosok “orang tua” dalam kehidupan seorang manusia. Menurutnya, keberhasilan dan keberkahan hidup tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh adab dan sikap hormat kepada mereka yang berjasa.
“Orang tua pertama yang wajib ditaati adalah ayah dan ibu di rumah, karena dari merekalah kehidupan dimulai. Orang tua kedua adalah guru di madrasah, yang membimbing, mendidik, dan mengarahkan masa depan kalian. Dan kelak, ketika sudah berumah tangga, ada satu lagi orang tua yang harus dihormati, yaitu mertua,” tutur Fauzan di hadapan seluruh peserta upacara.
Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana namun menyentuh, sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Fauzan menegaskan bahwa sikap hormat kepada orang tua dan guru merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab, baik sebagai pelajar maupun sebagai anggota masyarakat.
Upacara ini menjadi momen refleksi bagi para siswa untuk kembali menata sikap, memperbaiki adab, dan menumbuhkan rasa syukur atas peran orang tua dan guru dalam perjalanan pendidikan mereka. Nilai-nilai ini dinilai sangat relevan di tengah tantangan generasi muda yang kerap dihadapkan pada perubahan zaman dan arus informasi yang cepat.
Melalui upacara bendera yang sarat pesan moral ini, MAN 1 Kota Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, adab, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal siswa di masa depan.
