Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – Pengajar Kimia MAN 1 Kota Banjarmasin menghadiri kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Banjarmasin pada Rabu (14/01/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para guru kimia untuk berbagi pengalaman, memperbarui wawasan pembelajaran, serta mengenal inovasi terbaru dalam dunia pendidikan.

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian peserta adalah pemaparan dari guru kimia SMA Negeri 2 Banjarmasin selaku tuan rumah, yang memperkenalkan penggunaan papan interaksi digital sebagai media pembelajaran modern. Media ini dinilai mampu meningkatkan interaksi antara guru dan siswa serta menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan.

Papan interaksi digital merupakan perangkat berbasis teknologi layar sentuh yang memungkinkan guru menampilkan materi, menulis, menggambar, memutar video, hingga melakukan simulasi secara langsung di layar. Dalam pembelajaran kimia, media ini sangat efektif untuk menjelaskan konsep abstrak seperti struktur molekul, reaksi kimia, dan visualisasi proses mikroskopis yang sulit dipahami jika hanya melalui papan tulis konvensional.

Kehadiran media ini mendapat respons positif dari para peserta MGMP, termasuk pengajar kimia MAN 1 Kota Banjarmasin yang melihat langsung penerapan teknologi tersebut dalam praktik pembelajaran. Inovasi ini dinilai sejalan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pemanfaatan teknologi digital secara optimal.

Salah satu pengajar kimia MAN 1 Kota Banjarmasin, Hj. Budi Astuti, M.Ed, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan MGMP tersebut. “Pengenalan papan interaksi digital ini sangat inspiratif. Media ini membantu guru menyampaikan materi kimia yang kompleks menjadi lebih visual dan mudah dipahami siswa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan MGMP seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi guru dan mendorong lahirnya ide-ide kreatif dalam pembelajaran. “Kami mendapatkan banyak referensi baru yang bisa diadaptasi di madrasah, tentunya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan siswa,” tambahnya.

Melalui kegiatan MGMP ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar guru kimia lintas sekolah dan madrasah di Banjarmasin, sekaligus mendorong transformasi pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan masa kini.