Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum MAN 1 Kota Banjarmasin, Gusti Nuardi, S.Pd., M.A., memimpin rapat Tim Koordinator Kokurikuler pada Kamis (15/01/26), bertempat di Perpustakaan MAN 1 Kota Banjarmasin. Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat implementasi kegiatan kokurikuler pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026.

Dalam arahannya, Gusti Nuardi menekankan pentingnya peran kokurikuler sebagai penguat pembelajaran intrakurikuler yang selaras dengan visi madrasah. Kokurikuler tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga ruang strategis untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, karakter, maupun keterampilan sosial.

Rapat tersebut secara khusus membahas pelaksanaan kokurikuler berbasis Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Berdasarkan kebijakan terbaru tahun 2025–2026, KBC dirancang untuk memperdalam materi pembelajaran dengan menanamkan nilai empati, kepedulian, toleransi, dan cinta kasih. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sekaligus adaptif terhadap tantangan zaman.

Selain itu, Tim Koordinator Kokurikuler juga membahas teknis pelaksanaan program, pembagian peran koordinator, serta mekanisme evaluasi kegiatan agar berjalan efektif dan berkelanjutan. Setiap kegiatan kokurikuler diarahkan untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik.

Gusti Nuardi menyampaikan bahwa keberhasilan kokurikuler KBC sangat bergantung pada sinergi antar guru dan komitmen bersama dalam mendampingi siswa. “Kokurikuler harus menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan, membangun empati, serta memperkuat karakter siswa sesuai nilai-nilai madrasah,” ujarnya dalam rapat tersebut.

Melalui rapat ini, MAN 1 Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk generasi yang berkarakter, peduli, dan berlandaskan nilai cinta kasih sebagaimana semangat Kurikulum Berbasis Cinta.