Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – Di sela-sela pelaksanaan orasi dan debat kandidat calon Ketua dan Wakil MPK OSIM MAN 1 Kota Banjarmasin masa bakti 2026/2027, suasana halaman madrasah pada Senin (19/01/26) tampak semakin hangat dan penuh kebersamaan. Para siswa memanfaatkan waktu jeda kegiatan dengan menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) secara bersama-sama di halaman MAN 1 Kota Banjarmasin.

Momen ini menjadi pemandangan menarik di tengah semarak kegiatan demokrasi siswa. Setelah menyimak orasi dan adu gagasan para kandidat, siswa tampak tertib dan antusias mengikuti pembagian MBG yang disiapkan. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana akrab dan mempererat rasa persaudaraan antarsiswa.

Program Makan Bergizi Gratis yang dinikmati siswa ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Melalui penyediaan asupan sehat dan bergizi, diharapkan siswa dapat tetap fokus, bugar, dan berenergi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran maupun kegiatan organisasi.

Kegiatan makan bersama ini juga menjadi sarana edukasi karakter bagi siswa, khususnya dalam menumbuhkan sikap disiplin, kebersihan, dan kepedulian terhadap sesama. Para siswa terlihat saling berbagi ruang dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah.

Pihak madrasah menilai bahwa integrasi kegiatan demokrasi siswa dengan program MBG merupakan langkah positif. Selain memberikan pengalaman berdemokrasi yang sehat, siswa juga memperoleh perhatian terhadap aspek kesehatan dan kesejahteraan mereka selama berada di lingkungan madrasah.

Suasana halaman MAN 1 Kota Banjarmasin pun terasa lebih hidup dan humanis. Tidak hanya menjadi arena adu gagasan dan visi calon pemimpin siswa, halaman madrasah juga menjadi ruang kebersamaan yang sarat nilai kebugaran, kepedulian, dan kebahagiaan.

Melalui momen jeda orasi dan debat yang diisi dengan makan bergizi gratis ini, MAN 1 Kota Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang seimbang antara pengembangan intelektual, karakter, dan kesehatan peserta didik.