Banjarmasin (MAN 1 Kota Banjarmasin) – Ideation Lab menjadi ruang strategis bagi para pelajar MAN 1 Kota Banjarmasin untuk menyuarakan ide, gagasan, dan aspirasi secara terbuka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (23/01/26), bertempat di Laboratorium Kimia MAN 1 Kota Banjarmasin, dan dihadiri oleh seluruh perwakilan kelas sebagai representasi suara siswa.

Kegiatan Ideation Lab merupakan salah satu program kerja unggulan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) yang dirancang untuk membangun budaya diskusi, partisipasi aktif, serta kepedulian siswa terhadap perkembangan madrasah dan organisasi kesiswaan. Dalam forum ini, para peserta diberi kesempatan menyampaikan aspirasi terkait berbagai hal, mulai dari lingkungan madrasah, program organisasi, hingga ide-ide pengembangan kegiatan siswa.

Suasana diskusi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Setiap perwakilan kelas menyampaikan pandangan dan usulan dengan argumentasi yang konstruktif, disertai sesi tanggapan dan klarifikasi antar peserta. Ideation Lab tidak hanya menjadi ajang menyampaikan pendapat, tetapi juga melatih siswa untuk berpikir kritis, berani berbicara, serta menghargai perbedaan sudut pandang.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Pembina MPK–OSIM MAN 1 Kota Banjarmasin, Irfa Rizma Anjena, S.Pd. Kehadiran pembina memberikan arahan sekaligus penguatan agar setiap aspirasi yang disampaikan dapat dirumuskan secara sistematis dan berorientasi pada solusi. Ia juga mendorong siswa agar menjadikan forum ini sebagai sarana belajar demokrasi yang sehat.

Dalam penyampaiannya, Irfa Rizma Anjena, S.Pd. menegaskan bahwa Ideation Lab merupakan langkah positif dalam membangun kepemimpinan pelajar. “Melalui forum seperti ini, siswa belajar menyampaikan aspirasi dengan etika, berdiskusi secara santun, serta memahami bahwa setiap gagasan memiliki nilai ketika disampaikan dengan tanggung jawab,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Ideation Lab ini, MPK MAN 1 Kota Banjarmasin berharap aspirasi siswa dapat terhimpun dan ditindaklanjuti secara nyata melalui program kerja yang relevan. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen organisasi kesiswaan dalam menciptakan madrasah yang inklusif, partisipatif, dan terus berkembang bersama gagasan-gagasan cemerlang para pelajarnya.